Header Ads

Menelusuri jejak Pangeran Sambernyowo

Pangeran Sambernyowo
Bekasi (Dejavu) - Julukan Pangeran Sambernyawa diberikan oleh Nicolaas Hartingh (perwakilan VOC). Disematkan julukan tersebut, karena di dalam peperangan R.M. Said selalu membawa kematian bagi musuh-musuhnya. Salah satu kesaktiannya, untuk mengalahkan musuh-musuhnya, ia hanya cukup menggunakan suaranya yang menggelegar.

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara I (nama lahir Raden Mas Said, lahir di Kartasura, 7 April 1725 – meninggal di Surakarta, 23 Desember 1795 pada umur 70 tahun) merupakan pendiri Praja Mangkunegaran, sebuah kadipaten agung di Jawa bagian tengah selatan, dan Pahlawan Nasional Indonesia. Ayahnya bernama Pangeran Arya Mangkunegara dari Kartasura dan ibunya bernama R.A. Wulan 

Makam Mangkunegoro I alias Pangeran Sambernyowo, merupakan Kompleks Makam yang terletak di Astana Mangadeg di ketinggian 750 meter di atas permukaan laut, dengan suhu rata-rata dibawah 15 derajat celsius. Persisnya di salah satu puncak perbukitan di lereng Gunung Lawu, Jawa Tengah.

Foto : Istimewa

Penulis adalah cucu dari :